Info Delegasi
Pengadilan Tinggi
Logo PENGADILAN NEGERI KEDIRI KELAS 1B

Mahkamah Agung Republik Indonesia

PENGADILAN NEGERI KEDIRI KELAS 1B

Jl. Dr. Saharjo No. 20 Kediri 64116, Telpon / Fax : (0354) 771607 / (0354) 772706

email : pnkediri@pn-kediri.go.id , pn.kediri@gmail.com

SIPPSIWAS MARI


Logo Artikel

S O P

S O P

TUPOKSI PENGADILAN NEGERI KEDIRI

Ketua Pengadilan Negeri Kediri :

  1. Menyelenggarakan administrasi keuangan perkara dan mengawasi keuangan rutin/pembangunan
  2. Melakukan pengawasan secara rutin terhadap pelaksanaan tugas dan memberi petunjuk serta bimbingan yang diperlukan baik bagi para Hakim maupun seluruh karyawan
  3. Sebagai kawal depan Mahkamah Agung, yaitu dalam melakukan pengawasan atas :
    • Penyelenggaraan peradilan dan pelaksanaan tugas, para Hakim dan pejabat Kepaniteraan, Sekretaris, dan Jurusita di daerah hukumnya
    • Masalah-masalah yang timbul
    • Masalah tingkah laku/ perbuatan hakim, pejabat Kepaniteraan Sekretaris, dan Jurusita di daerah hukumnya
    • Masalah eksekusi yang berada di wilayah hukumnya untuk diselesaikan dan dilaporkan kepada Mahkamah Agung
  4. Memberikan izin berdasarkan ketentuan undang-undang untuk membawa keluar dari ruang Kepaniteraan: daftar, catatan, risalah, berita acara serta berkas perkara
  5. Menetapkan panjar biaya perkara; (dalam hal penggugat atau tergugat tidak mampu, Ketua dapat mengizinkan untuk beracara secara prodeo atau tanpa membayar biaya perkara)

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kediri :

  1. Membantu Ketua dalam membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya serta pengorganisasiannya
  2. Mewakili ketua bila berhalangan
  3. Melaksanakan delegasi wewenang dari ketua
  4. Melakukan pengawasan intern untuk mengamati apakah pelaksanaan tugas telah dikerjakan sesuai dengan rencana kerja dan ketentuan yang berlaku serta melaporkan hasil pengawasan tersebut kepada ketua

Hakim Pengadilan Negeri Kediri:

  1. Hakim Pengadilan adalah pejabat yang melaksanakan tugas Kekuasaan Kehakiman. Tugas utama hakim adalah menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan semua perkara yang diajukan kepadanya
  2. Dalam perkara perdata, hakim harus membantu para pencari keadilan dan berusaha keras untuk mengatasi hambatan-hambatan dan rintangan agar terciptanya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan

Panitera / Sekretaris:

  1. Kedudukan Panitera merupakan unsur pembantu pimpinan
  2. Panitera dengan dibantu oleh Wakil Panitera dan Panitera Muda harus menyelenggarakan administrasi secara cermat mengenai jalannya perkara perdata dan pidana maupun situasi keuangan
  3. Bertanggungjawab atas pengurusan berkas perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, uang titipan pihak ketiga, surat-surat bukti dan surat-surat lainnya yang disimpan di Kepaniteraan
  4. Membuat salinan putusan
  5. Menerima dan mengirimkan berkas perkara
  6. Melaksanakan eksekusi putusan perkara perdata yang diperintahkan oleh Ketua Pengadilan dalam jangka waktu yang ditentukan
  7. Sekretaris Pengadilan bertugas menyelenggarakan administrasi Umum Pengadilan

Wakil Panitera :

  1. Membantu pimpinan Pengadilan dalam membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya serta pengorganisasiannya
  2. Membantu Panitera didalam membina dan mengawasi pelaksanaan tugas-tugas administrasi perkara, dan membuat laporan periodik
  3. Melaksanakan tugas Panitera apabila Panitera berhalangan
  4. Melaksanakan tugas yang didelegasikan Panitera kepadanya

Panitera Pengganti :
Membantu Hakim dalam persidangan perkara perdata dan pidana serta melaporkan kegiatan persidangan tersebut kepada Panitera Muda yang bersangkutan.

 

Wakil Sekretaris :
Membantu tugas pokok Sekretaris .

 

Jurusita :

  • Jurusita bertugas untuk melaksanakan semua perintah yang diberikan oleh Hakim Ketua Majelis.
  • Jurusita bertugas menyampaikan pengumuman-pengumuman, teguran-teguran, protes-protes dan pemberitahuan putusan pengadilan.
  • Jurusita melakukan penyitaan atas perintah Ketua Pengadilan Negeri.
  • Jurusita membuat berita acara penyitaan, yang salinannya kemudian diberikan kepada pihak-pihak terkait.

Penyusunan Standart Operasional Prosedur.

SOP ( Standart Operating Prosedures ) adalah penjelasan tertulis mengenai pelaku dan rangkaian urutan kegiatan yang secara baku harus dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa. SOP ( Standrat Operating Prosedur ) sendiri memiliki enam kegunaan bagi para pelaksana kegiatan antara lain :

  1. Untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.
  2. Untuk mengurangi ketergantungan kepada pegawai tertentu serta memudahkan penggantian pelaku atau pelaksana kegiatan.
  3. Untuk memungkinkan pengukuran kinerja pelaku atau pelaksana kegiatan.
  4. Untuk memudahkan pengendalian dan evaluasi atas suatau kegiatan.
  5. Untuk meningkatkan akuntabilitas dan perlindungan bagi pelaku atau pelaksana kegiatan.
  6. Untuk memungkinkan perbaikan yang berkelanjutan.

Pengadilan Negeri Kediri dalam hal melaksanakan kegiatan tidak lepas dari apa yang telah digariskan oleh Bindalmin dengan penjelasan sebagai berikut :

 

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ADMINISTRASI

TEHNIS PERADILAN PENGADILAN NEGERI KEDIRI

 

No

S O P

Download

1.

S O P Tahun 2016  :

Kepaniteraan

a. Pidana

b. Perdata

c. Hukum

Kesekretariatan

a. P T I P

b. Kepeg. & Ortala

c. Umum & Keuangan

 

 

Lihat

Lihat

Lihat

 

Lihat

Lihat

Lihat

2.

S O P Tahun 2017  :

Kepaniteraan

a. Pidana

b. Perdata

c. Hukum

Kesekretariatan

a. P T I P

b. Kepeg. & Ortala

c. Umum & Keuangan

 

 

 

Lihat

Lihat

Lihat

 

Lihat

Lihat

Lihat

 

3.

S O P Tahun 2018  :

Kepaniteraan

a. Pidana

b. Perdata

c. Hukum

Kesekretariatan

a. P T I P

b. Kepeg. & Ortala

c. Umum & Keuangan

 

 

 

Lihat

Lihat

Lihat

 

Lihat

Lihat

Lihat

 

 

 

 

 



Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas